<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Sh1n1n9  L1f3</title>
	<atom:link href="http://hermansyukur.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://hermansyukur.wordpress.com</link>
	<description>Menuju Hari Esok Yang Lebih Baik</description>
	<lastBuildDate>Thu, 23 Jun 2011 00:53:43 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='hermansyukur.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Sh1n1n9  L1f3</title>
		<link>http://hermansyukur.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://hermansyukur.wordpress.com/osd.xml" title="Sh1n1n9  L1f3" />
	<atom:link rel='hub' href='http://hermansyukur.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Jumlah Permintaan dan Pemberian</title>
		<link>http://hermansyukur.wordpress.com/2011/06/23/jumlah-permintaan-dan-pemberian/</link>
		<comments>http://hermansyukur.wordpress.com/2011/06/23/jumlah-permintaan-dan-pemberian/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 23 Jun 2011 00:53:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Herman</dc:creator>
				<category><![CDATA[Inspirasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hermansyukur.wordpress.com/?p=104</guid>
		<description><![CDATA[By: Prie Gs Sebelum meminta sesungguhnya kita telah diberi. Malah dengan jumlah permintaan yang ajukan. Apalagi permintaan kita itu remeh temeh semata. Penting untuk kita tetapi remeh untuk hidup. Jumlah permintaan kita itu kadang hanya sebatas meminta peningkatan karier, misalnya. Karier pun tidak selalu karena motivasi untuk berprestasi. Misalnya, masuk pegawai negeri bukan selalu berkeinginan untuk [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hermansyukur.wordpress.com&amp;blog=1069861&amp;post=104&amp;subd=hermansyukur&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>By: Prie Gs</p>
<p><strong>Sebelum </strong>meminta sesungguhnya kita telah diberi. Malah dengan jumlah permintaan yang ajukan. Apalagi permintaan kita itu remeh temeh semata. Penting untuk kita tetapi remeh untuk hidup.</p>
<p>Jumlah permintaan kita itu kadang hanya sebatas meminta peningkatan karier, misalnya. Karier pun tidak selalu karena motivasi untuk berprestasi. Misalnya, masuk pegawai negeri bukan selalu berkeinginan untuk mengabdi negara melainkan hanya sekedar berburu pensiun dan mencari makan saja.</p>
<p>Padahal lihatlah faktanya. Tak usah dicari, kebutuhan atas makanan itu telah disediakan sedemikian rupa. Apalagi, makan adalah sesuai. Jikapun sudah ada udara dan air, tetapi ukurannnya tidak sesuai, ia tidak layak untuk hidup. Seluruh alat-alat hidup itu bukan cuma diadakan, tetapi juga disesuaikan. Dan semua ini bukan kebutuhan telah disediakan.</p>
<p>Hidup mengurus kita malah sampai begitu detailnya. Ketika ban motor Anda gembos, ternyata tak jauh dari itu tersedia tukang bambal ban. Meskipun uang Anda mepet, tapi jumlahnya teman lama yang datang memberi bantuan. Di saat kita kebingungan atas sebuah pertanyaan, tiba-tiba sambil nongkrong di toilet melintas sebuah jawaban. Sedemikian lama seseorang heran pada penyakit aneh yang dideritanya. Tetapi tak sengaja, suatu hari ia bertemu  seorang yang mengetahui obatnya. Penyakit yang disebut aneh itu ternyata penyakit sederhana di tangan orang yang paham ilmunya.</p>
<p>Dan semua peristiwa itu sering kita bahasakan sebagai &#8220;tak sengaja&#8221;. Sebagai &#8220;kebetulan&#8221;. Istilah itu benar bagi keterbatasan kita, tetapi tidak tepat bagi kehidupan yang memang menyediakan hukum yang amat rumit tetapi berakurasi tingi. Hukum alam ini disediakan untuk mengurus seluruh cabang urusan dengan kepatuhan yang menakjubkan. Dan itulah sebenar-benarnya hukum karena tak pandang bulu saat harus dijalankan.</p>
<p>Lihatlah selembar daun jatuh. Ia menungu dengan sabar di tangkainya sampai umur mendatanginya. Jika umur sudah tiba, ia menunggu kedatangan angin. Banyak angin, tepat pula arahnya, barulah jauh dia. Sudah jatuh pun ia tak sembarang jatuh. Ia akan terseret arus, tersepak, tersapu untuk menuju tepat terbaiknya. Dan daun jatuh ini tidak pernah akan lupa kewajibannya melebur diri menjadi humus atau apa saja tanpa perlu diawasi seperti mandor mengawasi pekerja.</p>
<p>Kehidupan kita sangat diurus oleh hukum ketersediaan sampai begitu rincinya. Tetapi begitu, kita sering membuat rincian hidup kita sendiri dengan rincian yang keliru  pula. (Prie GS)</p>
<p>(Prie GS/CN33) </p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hermansyukur.wordpress.com/104/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hermansyukur.wordpress.com/104/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hermansyukur.wordpress.com/104/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hermansyukur.wordpress.com/104/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/hermansyukur.wordpress.com/104/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/hermansyukur.wordpress.com/104/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/hermansyukur.wordpress.com/104/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/hermansyukur.wordpress.com/104/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hermansyukur.wordpress.com/104/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hermansyukur.wordpress.com/104/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hermansyukur.wordpress.com/104/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hermansyukur.wordpress.com/104/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hermansyukur.wordpress.com/104/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hermansyukur.wordpress.com/104/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hermansyukur.wordpress.com&amp;blog=1069861&amp;post=104&amp;subd=hermansyukur&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" /><div class="sharedaddy sd-like-enabled"></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hermansyukur.wordpress.com/2011/06/23/jumlah-permintaan-dan-pemberian/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4092688c1704a02f5bb3792a2be7ffe5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Herman</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Orang-orang yang lupa bergembira</title>
		<link>http://hermansyukur.wordpress.com/2011/05/24/orang-orang-yang-lupa-bergembira/</link>
		<comments>http://hermansyukur.wordpress.com/2011/05/24/orang-orang-yang-lupa-bergembira/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 24 May 2011 05:22:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Herman</dc:creator>
				<category><![CDATA[Inspirasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hermansyukur.wordpress.com/?p=100</guid>
		<description><![CDATA[Orang-orang yang lupa bergembira By:Prie GS Doa yang paling sering saya panjatkan, salah satunya ialah agar Tuhan tidak mencabut kegembiraan dari hati saya. Karena betapa mudah kecenderungan saya untuk bersedih, ngomel dan uring-uringan pada keadaan. Dan keadaan itu bisa bernama apa saja, tak peduli apakah saya sedang berada di zona nyaman. Di dalam kenyamanan saja [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hermansyukur.wordpress.com&amp;blog=1069861&amp;post=100&amp;subd=hermansyukur&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Orang-orang yang lupa bergembira</p>
<p>By:Prie GS</p>
<p>Doa yang paling sering saya panjatkan, salah satunya ialah agar Tuhan tidak mencabut kegembiraan dari hati saya. Karena betapa mudah kecenderungan saya untuk bersedih, ngomel dan uring-uringan pada keadaan. Dan keadaan itu bisa bernama apa saja, tak peduli apakah saya sedang berada di zona nyaman. Di dalam kenyamanan saja saya bisa uring-uringan, apalagi di zona susah. Tetapi apakah zona susah itu? Ini juga pertanyaan jebakan, apalagi jika kesusahan itu hanya disempitkan sebagai kemiskinan. Apalagi jika kemiskinan itu juga cuma disempitkan sebatas kebendaaan. Nyatanya di masa kecil saya, ketika kemiskinan benar-benar mencekik leher, tidak cuma kami, tetapi juga tetangga kami, mudah sekali bagi kami untuk bergembira secara bersama-sama. Cukup hanya bulan sedang purnama, kami orang-orang desa langsung berkumpul, menyanyi dan menari-nari di tanah lapang dekat rumah kami. Malam boleh gelap tanpa listrik, tetapi cukup dengan kehadiran bulan, malam malah terasa sangat berarti. Kini, kota kami terlalu terang benderang. Dan kedatangan bulan tak penting lagi. Ia boleh datang, boleh pergi, tanpa pernah diperhatikan lagi. Terang benderang setiap kali, akibatnya, kita marah sekali ketika listrik cuma sebentar saja mati. Jadi jelas, kegembiraan itu tetap di tempatnya, walau hidup kita berubah. Apapun perubahan yang terjadi, jika tidak mengajak kegembiraan turut serta, adalah soal yang tidak saya ingini. Saya tidak ingin menjadi pribadi uring-uringan justru ketika diberi kemudahan membeli mobil dan rumah baru misalnya. Karena mobil ini, kemudian bsia menjadi biang was-was tanpa henti. Tergores sekuku saja, ia seperti akan menancap di dalam hati. Begitu juga dengan semua jenis pertumbuhan yang lupa mengajak kegembiraan, akan terus saya waspadai. Pertama kali kami merenovasi rumah, yang berlangsung tidak cuma gairah membangun rumah, tetapi juga pertengkaran dengan istri, ngomel pada tukang, dan curiga di sana-sini. Saya kaget sendiri pada ironi ini: rumah ini mestinya membuat saya gembira, tetapi kenapa malah mengacaukan benak begini. Sumber kekacauan itu segera saya telusuri, dan ketemulah segera. Semua ini terjadi karena sumber-sumber kegembiraan itu habis saya korupsi sendiri. Saya menginginkan seluruh kegembiraan dari rumah ini ternyata hanya tertuju kepada saya pribadi. Sementara kepada kebahagiaan tukang, kepada kebahagiaan istri saya kurang peduli. Sudah tentu, istri saya lelah menyiapkan ini itu. Tapi karena konsentrasi saya cuma tertuju ke satu arah, saya menjadi kurang teliti. Sedikit saja ia lalai untuk melayani kepentingan saya (yang saya duga juga kepentingan keluarga, padahal tidak selalu) habis-habisan saya marahi. Begitu juga dengan tukang-tukang itu. Cuma sedikit terlambat, salah belanja barang, cukup untuk membuat saya berang. Saya lupa memberi ruang agar tukang itu bergembira dengan pekerjaannya. Sedikit malas apalah salahnya, sedikit keliru apalah artinya. Toh dalam bekerja saya juga sering mencuri-curi malas secukupnya. Rumah itu, benar-benar akan menggembirakan saya baru ketika ia saya jadikan pusat kegembiraan bersama. Istri boleh turut campur memberi masukan ini itu, walau sebenarnya saya tak satu selera. Apa gunanya? Agar ia merasa ada di dalamnaya. Begitu juga dengan anak-anak. Begitu juga dengan tukang-tukang. Mereka harus saya beri ruang bahkan untuk keliru agar jiwa mereka merdeka. Karena azaz kegembiraan itu bukan salah atau benar melainkan adakah rumah itu telah menjadi ajang mengais manfaat bersama-sama. Jadi di dalam penyebaran kegembiraan itulah terletak kegembiraan yang sesungguhnya. Jadi jelas, tidak usah menunggu terlalu untuk bergembira karena syarat kegembiaran bukanlah keadaan tetapi kemauan. Ini juga berlaku bagi kita yang sedang berpengharapan. Memang, disebut harapan pasti karena ia belum menjadi kenyataan. Tetapi bahkan sebelum menjadi kenyataaan, seseorang sudah diizinkan bergembira. Buktinya begitu banyak orang lupa bergembira ketika harapannya telah menjadi kenyataan. Karenanya, inti bergembira itu bukan soal kapan, tetapi soal keputusan. (Prie GS)</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hermansyukur.wordpress.com/100/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hermansyukur.wordpress.com/100/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hermansyukur.wordpress.com/100/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hermansyukur.wordpress.com/100/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/hermansyukur.wordpress.com/100/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/hermansyukur.wordpress.com/100/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/hermansyukur.wordpress.com/100/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/hermansyukur.wordpress.com/100/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hermansyukur.wordpress.com/100/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hermansyukur.wordpress.com/100/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hermansyukur.wordpress.com/100/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hermansyukur.wordpress.com/100/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hermansyukur.wordpress.com/100/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hermansyukur.wordpress.com/100/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hermansyukur.wordpress.com&amp;blog=1069861&amp;post=100&amp;subd=hermansyukur&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" /><div class="sharedaddy sd-like-enabled"></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hermansyukur.wordpress.com/2011/05/24/orang-orang-yang-lupa-bergembira/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4092688c1704a02f5bb3792a2be7ffe5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Herman</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sifat Tamak Manusia</title>
		<link>http://hermansyukur.wordpress.com/2011/05/24/sifat-tamak-manusia/</link>
		<comments>http://hermansyukur.wordpress.com/2011/05/24/sifat-tamak-manusia/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 24 May 2011 02:31:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Herman</dc:creator>
				<category><![CDATA[Life Story]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hermansyukur.wordpress.com/?p=97</guid>
		<description><![CDATA[Soal sifat manusia yang satu ini siapa sih yang belum pernah mangalami. Ada orang yang hidupnya serba kekurangan tapi selalu berhaja dan anehnya dermawan lagi. Ada orang yang hidupnya serba berkecukupan tapi masih saja tidak puas. Dan sifat ini sepertinya juga menjangkit pada diri saya, semakin banyak yang saya dapat kok rasanya semakin susah untuk [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hermansyukur.wordpress.com&amp;blog=1069861&amp;post=97&amp;subd=hermansyukur&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Soal sifat manusia yang satu ini siapa sih yang belum pernah mangalami. Ada orang yang hidupnya serba kekurangan tapi selalu berhaja dan anehnya dermawan lagi. Ada orang yang hidupnya serba berkecukupan tapi masih saja tidak puas. Dan sifat ini sepertinya juga menjangkit pada diri saya, semakin banyak yang saya dapat kok rasanya semakin susah untuk memberi, semakin enak saja rasanya memiliki sesuatu dan kenikmatan itu terasa semakin kuat.</p>
<p>Pada saat kita merasa kekurangan dan melihat orang yang serba berkecukupan, dalam hati berkata, kelak jika saya seperti dia saya akan selau berbagi, selalu memperhatikan orang lain yang kurang beruntung, tapi ternyata sifat alami manusia tidak demikian. Semakin banyak yang dimiliki maka semakin susah untuk berbagi.</p>
<p>Maka beruntunglah bagi mereka yang hidupnya berlebihan dan tetap bisa berbagi kepada sesama, karena mereka sudah bisa mengurangi sifat alami ini.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hermansyukur.wordpress.com/97/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hermansyukur.wordpress.com/97/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hermansyukur.wordpress.com/97/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hermansyukur.wordpress.com/97/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/hermansyukur.wordpress.com/97/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/hermansyukur.wordpress.com/97/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/hermansyukur.wordpress.com/97/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/hermansyukur.wordpress.com/97/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hermansyukur.wordpress.com/97/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hermansyukur.wordpress.com/97/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hermansyukur.wordpress.com/97/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hermansyukur.wordpress.com/97/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hermansyukur.wordpress.com/97/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hermansyukur.wordpress.com/97/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hermansyukur.wordpress.com&amp;blog=1069861&amp;post=97&amp;subd=hermansyukur&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" /><div class="sharedaddy sd-like-enabled"></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hermansyukur.wordpress.com/2011/05/24/sifat-tamak-manusia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4092688c1704a02f5bb3792a2be7ffe5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Herman</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Koin Penyok</title>
		<link>http://hermansyukur.wordpress.com/2011/05/24/koin-penyok/</link>
		<comments>http://hermansyukur.wordpress.com/2011/05/24/koin-penyok/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 24 May 2011 02:04:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Herman</dc:creator>
				<category><![CDATA[Inspirasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hermansyukur.wordpress.com/?p=92</guid>
		<description><![CDATA[Alkisah, seorang lelaki keluar dari pekarangan rumahnya, berjalan tak tentu arah dengan rasa putus asa. Sudah cukup lama ia menganggur. Kondisi finansial keluarganya morat-marit. Sementara para tetangganya sibuk memenuhi rumah dengan barang-barang mewah, ia masih bergelut memikirkan cara memenuhi kebutuhan pokok keluarganya sandang dan pangan. Anak-anaknya sudah lama tak dibelikan pakaian, istrinya sering marah-marah karena [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hermansyukur.wordpress.com&amp;blog=1069861&amp;post=92&amp;subd=hermansyukur&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Alkisah, seorang lelaki keluar dari pekarangan rumahnya, berjalan tak tentu arah dengan rasa putus asa. Sudah cukup lama ia menganggur. Kondisi finansial keluarganya morat-marit. Sementara para tetangganya sibuk memenuhi rumah dengan barang-barang mewah, ia masih bergelut memikirkan cara memenuhi kebutuhan pokok keluarganya sandang dan pangan.</p>
<p>Anak-anaknya sudah lama tak dibelikan pakaian, istrinya sering marah-marah karena tak dapat membeli barang-barang rumah tangga yang layak. Laki-laki itu sudah tak tahan dengan kondisi ini, dan ia tidak yakin bahwa perjalanannya kali inipun akan membawa keberuntungan, yakni mendapatkan pekerjaan.</p>
<p>Ketika laki-laki itu tengah menyusuri jalanan sepi, tiba-tiba kakinya<br />
terantuk sesuatu. Karena merasa penasaran ia membungkuk dan mengambilnya.<br />
“Uh, hanya sebuah koin kuno yang sudah penyok-penyok,” gerutunya kecewa. Meskipun begitu ia membawa koin itu ke sebuah bank.</p>
<p>“Sebaiknya koin in Bapak bawa saja ke kolektor uang kuno,” kata teller itu memberi saran. Lelaki itupun mengikuti anjuran si teller, membawa koinnya kekolektor. Beruntung sekali, si kolektor menghargai koin itu senilai 30 dollar.</p>
<p>Begitu senangnya, lelaki tersebut mulai memikirkan apa yang akan dia lakukan dengan rejeki nomplok ini. Ketika melewati sebuah toko perkakas, dilihatnya beberapa lembar kayu sedang diobral. Dia bisa membuatkan beberapa rak untuk istrinya karena istrinya pernah berkata mereka tak punya tempat untuk menyimpan jambangan dan stoples. Sesudah membeli kayu seharga 30 dollar, dia memanggul kayu tersebut dan beranjak pulang.</p>
<p>Di tengah perjalanan dia melewati bengkel seorang pembuat mebel. Mata<br />
pemilik bengkel sudah terlatih melihat kayu yang dipanggul lelaki itu.<br />
Kayunya indah, warnanya bagus, dan mutunya terkenal. Kebetulan pada waktu itu ada pesanan mebel. Dia menawarkan uang sejumlah 100 dollar kepada lelaki itu.<br />
Terlihat ragu-ragu di mata laki-laki itu, namun pengrajin itu meyakinkannya dan dapat menawarkannya mebel yang sudah jadi agar dipilih lelaki itu. Kebetulan di sana ada lemari yang pasti disukai istrinya. Dia menukar kayu tersebut dan meminjam sebuah gerobak untuk membawa lemari itu. Dia pun segera membawanya pulang.</p>
<p>Di tengah perjalanan dia melewati perumahan baru. Seorang wanita yang sedang mendekorasi rumah barunya melongok keluar jendela dan melihat lelaki itu mendorong gerobak berisi lemari yang indah. Si wanita terpikat dan menawar dengan harga 200 dollar. Ketika lelaki itu nampak ragu-ragu, si wanita menaikkan tawarannya menjadi 250 dollar. Lelaki itupun setuju. Kemudian mengembalikan gerobak ke pengrajin dan beranjak pulang.</p>
<p>Di pintu desa dia berhenti sejenak dan ingin memastikan uang yang ia terima. Ia merogoh sakunya dan menghitung lembaran bernilai 250 dollar. Pada saat itu seorang perampok keluar dari semak-semak, mengacungkan belati, merampas uang itu, lalu kabur.</p>
<p>Istri si lelaki kebetulan melihat dan berlari mendekati suaminya seraya berkata, “Apa yang terjadi? Engkau baik saja kan? Apa yang diambil oleh perampok tadi?”</p>
<p>Lelaki itu mengangkat bahunya dan berkata, “Oh, bukan apa-apa. Hanya sebuah koin penyok yang kutemukan tadi pagi”.</p>
<p>Demikianlah ALLAH SWT mengatur hak-hak kita&#8230;.Bila kita sadar kita tak pernah benar2 memiliki apapun, kenapa saat kehilangan kita harus tenggelam dalam kepedihan yang berlebihan?</p>
<p>Terus bersyukur atas apa yg diberikan ALLAH SWT saat ini, dan memaksimalkan kemanfaatannya bagi banyak orang seluas2nya&#8230;demikianlah tugas kita <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Terus berusaha berpendar menjadi NUR (Cahaya) bagi sekeliling kita dan menghindar menjadi NAR (api)&#8230;</p>
<p>Semoga ada mafaatnya sedikit <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> , barakallah fiikum</p>
<p>Pramono Dewo</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hermansyukur.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hermansyukur.wordpress.com/92/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hermansyukur.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hermansyukur.wordpress.com/92/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/hermansyukur.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/hermansyukur.wordpress.com/92/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/hermansyukur.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/hermansyukur.wordpress.com/92/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hermansyukur.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hermansyukur.wordpress.com/92/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hermansyukur.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hermansyukur.wordpress.com/92/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hermansyukur.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hermansyukur.wordpress.com/92/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hermansyukur.wordpress.com&amp;blog=1069861&amp;post=92&amp;subd=hermansyukur&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" /><div class="sharedaddy sd-like-enabled"></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hermansyukur.wordpress.com/2011/05/24/koin-penyok/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4092688c1704a02f5bb3792a2be7ffe5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Herman</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mengubah Presespi 2</title>
		<link>http://hermansyukur.wordpress.com/2009/04/30/mengubah-presespi-2/</link>
		<comments>http://hermansyukur.wordpress.com/2009/04/30/mengubah-presespi-2/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 30 Apr 2009 03:27:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Herman</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hermansyukur.wordpress.com/?p=87</guid>
		<description><![CDATA[Sebagai manusia pasti kita tidak mungkin lepas dari sifat-sifat alamiah manusia, salah satunya yaitu inging menjadi pemimpin. Apalagi di masa pemilu ini, makin banyak bermunculan orang-orang yang ingin menjadi pemimpin, dari yang memang kompatible menjadi pemimpin sampai yang cuma mau menjadi pemimpin. Pemipin adalah orang yang memimpin, pemimpin bukan berarti penguasa, karena tidak ada yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hermansyukur.wordpress.com&amp;blog=1069861&amp;post=87&amp;subd=hermansyukur&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebagai manusia pasti kita tidak mungkin lepas dari sifat-sifat alamiah manusia, salah satunya yaitu inging menjadi pemimpin.  Apalagi di masa pemilu ini, makin banyak bermunculan orang-orang yang ingin menjadi pemimpin, dari yang  memang kompatible menjadi pemimpin sampai yang cuma mau menjadi pemimpin. Pemipin adalah orang yang memimpin, pemimpin bukan berarti penguasa, karena tidak ada yang berkuasa selain Allah SWT. Sebagai manusia sudah wajar kalo kita mempunyai gengsi untuk di kenal sama semua orang, untuk mendapatkan kebanggaan, padahal itu semua cuma tipuan pikiran kita, toh orang tidak akan peduli, mungkin disaat mereka memerlukan kita, maka kita akan di anggap, tapi ketika mereka sudah tidak memerlukan kita maka hilanglah pernghargaan mereka. Itulah sifat alamiah manusia, selalu berubah -ubah sesuai dengan keadaan. Tapi untuk menjadi seorang pemimpin tidaklah harus terkenal, untuk menjadi pemimpin tidaklah harus menjadi presiden, untuk menjadi pemimpin tidaklah harus orang yang hebat. Toh itu kan cuma penilaian manusia.</p>
<p>Untuk menjadi pemimpin cukup hanya jika engkau bisa berguna bagi orang lain, bagi mahluk hidup lain, bagi alam sekitarmu.</p>
<p>Tidak perduli apakah orang akan mengenalmu, tak peduli apakah orang akan menganggapmu sebagai pemimpin. Toh itu cuma penilaian manusia, Hanya Allah SWT yang berhak menilai, jadilah pemimpin yang berguna bagi orang lain.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hermansyukur.wordpress.com/87/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hermansyukur.wordpress.com/87/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hermansyukur.wordpress.com/87/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hermansyukur.wordpress.com/87/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/hermansyukur.wordpress.com/87/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/hermansyukur.wordpress.com/87/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/hermansyukur.wordpress.com/87/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/hermansyukur.wordpress.com/87/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hermansyukur.wordpress.com/87/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hermansyukur.wordpress.com/87/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hermansyukur.wordpress.com/87/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hermansyukur.wordpress.com/87/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hermansyukur.wordpress.com/87/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hermansyukur.wordpress.com/87/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hermansyukur.wordpress.com&amp;blog=1069861&amp;post=87&amp;subd=hermansyukur&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" /><div class="sharedaddy sd-like-enabled"></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hermansyukur.wordpress.com/2009/04/30/mengubah-presespi-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4092688c1704a02f5bb3792a2be7ffe5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Herman</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mengubah Presepsi</title>
		<link>http://hermansyukur.wordpress.com/2009/04/29/mengubah-presepsi/</link>
		<comments>http://hermansyukur.wordpress.com/2009/04/29/mengubah-presepsi/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 29 Apr 2009 07:18:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Herman</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hermansyukur.wordpress.com/?p=80</guid>
		<description><![CDATA[Pas lagi buka-buka email, eh ada judul yang sangat menarik dari email-email yang masuk ke inbox saya, judulnya Tips penghasilan 1 Miliar 1 Bulan, wow luar biasa buat saya yang penghasilan bulananya sangat sedikit, timbul kepikiran..halah paling ini cuma promosi MLM, kan biasanya begitu, kalau mau berpenghasilan besar ya kamu harus  ikut MLM ini, MLM [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hermansyukur.wordpress.com&amp;blog=1069861&amp;post=80&amp;subd=hermansyukur&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pas lagi buka-buka email, eh ada judul yang sangat menarik dari email-email yang masuk ke inbox saya, judulnya Tips penghasilan 1 Miliar 1 Bulan, wow luar biasa buat saya yang penghasilan bulananya sangat sedikit, timbul kepikiran..halah paling ini cuma promosi MLM, kan biasanya begitu, kalau mau berpenghasilan besar ya kamu harus  ikut MLM ini, MLM itu. Lebih baik saya delete aja nih email.</p>
<p>Tapi penasaran juga pengen membuka email ini, dan akhirnya saya buka juga emailnya, nah disitu ada beberapa tips yang menurut saya adalah suatu tips yang cocok dilakukan jika kita ingin ingin berpenghasilan besar, cuma ada 2 tips yang menurut saya kurang tepat, tips pertama memberi uang kepada pengemis, dilihat dari sisi memberi memang sangat baik, tapi dilihat dari sisi si pengemis saya rasa kurang baik,karena akan membuat mereka menjadi malas, padahal kita tau sekarang pengemis bukanlah orang-orang yang memang tidak bisa bekerja, tapi memang itulah profesi mereka,  jika tujuan kita untuk menolong yah untuk menolonglah  saja, bukan menolong agar kita bisa mendapatkan rejeki yang lebih banyak, atau memperoleh uang yang lebih banyak. berarti keinginan  kita menolong bukan dari hati kita sebagai manusia, tetapi menolong datangnya dari nafsu kita sebagai manusia yang intinya ingin mendapatkan keuntungan dari pertolongan kita. Tips yang kedua yaitu bersedekah dan membantu orang yang memerlukan bantuan, sama ketika kita memberi sedekah, yah berikanlah sedekah itu sebagai sedekah, bukan sebagai investasi yang kelak akan menghasilkan kekayaan yang lebih banyak, serahkanlah kepada Allah SWT, toh semua harta itu bukanlah milik kita , kita hanya tempat titipan.</p>
<p>Bersyukurlah jika kita dipercaya Allah SWT dengan memberikan amanat  harta titipan yang banyak sehingga  bisa berguna dan bermanfaat  bagi diri kita sendiri, dan juga dapat berguna bagi orang lain.</p>
<p>Jadi Berbagilah karena memang kita ingin berbagi, Bersedekahlah karena memang kita ingin bersedkah, memberilah karena kita ingin memberi, membantulah karena kita ingin membantu..bukan karena sesuatu yang lain..</p>
<p>Hanya Allah SWT yang berhak  untuk menilai apa yang kita lakukan.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hermansyukur.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hermansyukur.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hermansyukur.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hermansyukur.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/hermansyukur.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/hermansyukur.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/hermansyukur.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/hermansyukur.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hermansyukur.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hermansyukur.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hermansyukur.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hermansyukur.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hermansyukur.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hermansyukur.wordpress.com/80/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hermansyukur.wordpress.com&amp;blog=1069861&amp;post=80&amp;subd=hermansyukur&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" /><div class="sharedaddy sd-like-enabled"></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hermansyukur.wordpress.com/2009/04/29/mengubah-presepsi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4092688c1704a02f5bb3792a2be7ffe5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Herman</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pengusaha dan harta</title>
		<link>http://hermansyukur.wordpress.com/2009/04/06/pengusaha-dan-harta/</link>
		<comments>http://hermansyukur.wordpress.com/2009/04/06/pengusaha-dan-harta/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 06 Apr 2009 03:50:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Herman</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hermansyukur.wordpress.com/?p=75</guid>
		<description><![CDATA[Hmm terbesit juga pikiran ini, apakah tujuan kita untuk menjadi pengusaha cuma uang, dan harta. Setelah membaca kisah sukses para pengusaha besar, ternyata ada kepuasan tersendiri sebagai seorang pengusaha. Uang dan harta bukanlah menjadi tujuan mereka, karena uang dan harta hanyalah titipan belaka, kehidupan akan sangat berarti apabila sudah bisa bermanfaat bagi orang lain, bermanfaat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hermansyukur.wordpress.com&amp;blog=1069861&amp;post=75&amp;subd=hermansyukur&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hmm terbesit juga pikiran ini, apakah tujuan kita untuk menjadi pengusaha cuma uang,  dan harta. Setelah membaca kisah sukses para pengusaha besar, ternyata ada kepuasan tersendiri sebagai seorang pengusaha. Uang dan harta bukanlah menjadi tujuan mereka, karena uang dan harta hanyalah titipan belaka, kehidupan akan sangat berarti apabila sudah bisa bermanfaat bagi orang lain, bermanfaat bagi lingkungan, bermanfaat bagi bangsa atau bahkan bermanfaat bagi alam ini.  Berapa banyak orang yang membutuhkan pertolongan orang lain. Untung dan Rugi hanyalah permainan ekonomi belaka.Mungkin itulah tujuan mulia seorang pengusaha, tujuan mulia semua orang yang ingin berbagi. Berbagi  untuk semua mahluk Tuhan, Mudah-mudahan kita bisa menjadi pengusaha seperti itu.</p>
<p>Maju Bersama, Tumbuh Bersama, Sukses Bersama, Bersama Berusaha Menebar Rahmat, semoga Allah Swt meridhoi.. Amin</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hermansyukur.wordpress.com/75/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hermansyukur.wordpress.com/75/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hermansyukur.wordpress.com/75/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hermansyukur.wordpress.com/75/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/hermansyukur.wordpress.com/75/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/hermansyukur.wordpress.com/75/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/hermansyukur.wordpress.com/75/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/hermansyukur.wordpress.com/75/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hermansyukur.wordpress.com/75/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hermansyukur.wordpress.com/75/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hermansyukur.wordpress.com/75/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hermansyukur.wordpress.com/75/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hermansyukur.wordpress.com/75/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hermansyukur.wordpress.com/75/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hermansyukur.wordpress.com&amp;blog=1069861&amp;post=75&amp;subd=hermansyukur&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" /><div class="sharedaddy sd-like-enabled"></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hermansyukur.wordpress.com/2009/04/06/pengusaha-dan-harta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4092688c1704a02f5bb3792a2be7ffe5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Herman</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tips Internetan Murah Dengan Basis Volume</title>
		<link>http://hermansyukur.wordpress.com/2009/02/06/tips-internetan-murah-dengan-basis-volume/</link>
		<comments>http://hermansyukur.wordpress.com/2009/02/06/tips-internetan-murah-dengan-basis-volume/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 06 Feb 2009 08:52:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Herman</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hermansyukur.wordpress.com/?p=70</guid>
		<description><![CDATA[Buat yang sering menggunakan internet dengan modem dari Handphone baik GSM atau CDMA atau modem biasa yang menggunakan basis volume dalam hitungan kilobyte, berikut ada sedikit tips yang bisa digunakan, agar penggunaan kb nya tidak terlalu banyak, sehingga biaya yang dikeluarkan juga lebih murah, apalagi seperti saya yang ga berkantong tebal&#8230;heheh 1.     Jangan tampilkan gambar [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hermansyukur.wordpress.com&amp;blog=1069861&amp;post=70&amp;subd=hermansyukur&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Buat yang sering menggunakan internet dengan modem dari Handphone baik GSM atau CDMA atau modem biasa yang menggunakan basis volume dalam hitungan kilobyte, berikut ada sedikit tips yang bisa digunakan, agar penggunaan kb nya tidak terlalu banyak, sehingga biaya yang dikeluarkan juga lebih murah, apalagi seperti saya yang ga berkantong tebal&#8230;heheh</p>
<p>1.     Jangan tampilkan gambar yang ada pada website yang kita tuju, caranya dengan menghilangkan pilihan load  image  pada browser yang kita gunakan biasanya kapasitas file gambar besar, sebagai contoh untuk browser Mozilla Firefox (untuk browser yang lain dicari sendiri yach) cari di <strong>tools-option &#8211; content</strong> kemudian hilangkan centangan pada  pilihan &#8220;Load Images Automatically&#8221;, yah ga enaknya kalo kita tujuannya emang untuk ngelihat keindahan web yang kita kunjungi, kalo ga ada gambarnya kan ga  bagus..tapi selain ngurnagi kapasitas, halamannya juga cepat terbuka&#8230;untungkan &#8230;J</p>
<p>2.     Kemudian huruf yang di gunakan di browsernya di kecilin aja sampe sekecil mungkin (yang pasti masih bisa kebaca yach ), contoh di browser mozilla lagi, sama dengan tips 1, cari di <strong>tools-option-content</strong> nah disitu ada pilihan huruf dan besarnya huruf, nah cari aja huruf yang kira-kira kecil, trus kecilin lagi ukuran hurufnya biar tambah kecil..hehehehe&#8230;ngirit kali yah..</p>
<p>3.     Tips yang ketiga, langsung menuju tujuan halaman yang dituju, sehingga kita tidak mendowload halaman yang ga perlu, sebagai contoh kalo mau buka imel di yahoo, ga usah lewat <a href="http://www.yahoo.com/">www.yahoo.com</a> dulu, tapi langsung menuliskan http://www.mail.yahoo.com/ , tapi biasanya browser juga menyimpan history halaman yang pernah kita kunjungi (kalo historinya  belum atau ga dihapus), jadi langsung cari di history atau di address. Kalo perlu web site yang kita anggap penting di bookmarkas aja, biar nanti ga nyari lagi pake <strong>Om Google</strong>, kan nambah kapasitas lagi.. .</p>
<p>4.     Hindari situs-situs yang menampilkan iklan dengan cara membuka window baru, karena, yach nambah besar kapasitas lah&#8230;</p>
<p>Yang saya tau baru sampe disini, mudah-mudahan bermanfaat, kalo ada yang punya tips tambahan mohon di tambahkan, biar tambah murah internetannya&#8230;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hermansyukur.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hermansyukur.wordpress.com/70/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hermansyukur.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hermansyukur.wordpress.com/70/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/hermansyukur.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/hermansyukur.wordpress.com/70/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/hermansyukur.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/hermansyukur.wordpress.com/70/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hermansyukur.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hermansyukur.wordpress.com/70/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hermansyukur.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hermansyukur.wordpress.com/70/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hermansyukur.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hermansyukur.wordpress.com/70/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hermansyukur.wordpress.com&amp;blog=1069861&amp;post=70&amp;subd=hermansyukur&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" /><div class="sharedaddy sd-like-enabled"></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hermansyukur.wordpress.com/2009/02/06/tips-internetan-murah-dengan-basis-volume/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4092688c1704a02f5bb3792a2be7ffe5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Herman</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pejuang-pejuang Kehidupan</title>
		<link>http://hermansyukur.wordpress.com/2009/02/06/pejuang-pejuang-kehidupan/</link>
		<comments>http://hermansyukur.wordpress.com/2009/02/06/pejuang-pejuang-kehidupan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 06 Feb 2009 07:38:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Herman</dc:creator>
				<category><![CDATA[Inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[Life Story]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hermansyukur.wordpress.com/?p=64</guid>
		<description><![CDATA[Dalam sebuah perjalanan menuju sebuah warung untuk makan malam, tepat di depan warung yang akan kami singgahi untuk makan malam itu ada seorang Bapak tua atau mungkin bisa di katakan seorang Kakek yang sedang mengobrol dengan pemilik warung itu. Kakek itu berusaha menawarkan dagangannya yang sepertinya masih sangat banyak sekali, berarti belum banyak yang membeli [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hermansyukur.wordpress.com&amp;blog=1069861&amp;post=64&amp;subd=hermansyukur&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h4>Dalam sebuah perjalanan menuju sebuah warung untuk makan malam, tepat di depan warung yang akan kami singgahi untuk makan malam itu ada seorang Bapak tua atau mungkin bisa di katakan seorang Kakek yang sedang mengobrol dengan pemilik warung itu.</h4>
<h4>Kakek itu berusaha menawarkan dagangannya yang sepertinya masih sangat banyak sekali, berarti belum banyak yang membeli dagangan tersebut. Iya memang dagangannya memang masih sangat banyak sekali, kakek itu berjualan air galon keliling dengan menggunakan sebuah gerobak. Dan baru 1 yang kosong, mungkin yang beli baru warung yang kami singgahi itu.</h4>
<h4>Setelah beberapa saat menawarkan, iya pun bergegas lagi menarik gerobak yang sangat panjang dan berisi sekitar 20 an galon berisi 20 liter air, jam segitu dangangannya baru laku 1 galon, padahal mungkin iya sudah berkilo-kilo menarik gerobak itu,  dan mungkin sudah melewati beberapa warung yang tidak membeli dagangannya itu.</h4>
<h4>Malu rasanya diri ini melihat kakek yang setua itu, tetapi masih terus berjuang demi hidupnya, mengapa ia tidak hanya meminta toh mungkin dia punya anak, atau kalo tidak anak yah mungkin masih ada keluarganya yang lain yang mungkin siap membantu,tapi pasti kakek ini tau, bahwa hidup dengan  mengharap semua dari orang lain itu  tidak enak sehingga ia terus berusaha mencari nafkah untuk hidupnya.</h4>
<h4>Sementara saya yang masih mudah ini terus mengeluh dengan kehidupan yang saya jalani setiap hari, masih serba kekurangan disana dan disitu, padahal masih banyak orang-orang yang menjadi pejuang-pejuang kehidupan, yang tabah dan kuat dalam menghadapi kehidupan ini apa adanya.</h4>
<h4>Dan kakek itu terus berjalan dan berjalan, berharap didepan sana pasti ada orang yang mau membeli air dangannya itu,karena iya yakin Allah akan memberikan rejeki kepada hambanya yang terus berusaha dan berjuang, betapa berat perjuangannya untuk mempertahankan  hidup ini,semoga Allah memberi rezeki kepada Kakek , sehingga bisa membahagiakan dirinya dan keluarganya  . Amin</h4>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hermansyukur.wordpress.com/64/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hermansyukur.wordpress.com/64/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hermansyukur.wordpress.com/64/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hermansyukur.wordpress.com/64/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/hermansyukur.wordpress.com/64/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/hermansyukur.wordpress.com/64/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/hermansyukur.wordpress.com/64/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/hermansyukur.wordpress.com/64/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hermansyukur.wordpress.com/64/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hermansyukur.wordpress.com/64/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hermansyukur.wordpress.com/64/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hermansyukur.wordpress.com/64/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hermansyukur.wordpress.com/64/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hermansyukur.wordpress.com/64/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hermansyukur.wordpress.com&amp;blog=1069861&amp;post=64&amp;subd=hermansyukur&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" /><div class="sharedaddy sd-like-enabled"></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hermansyukur.wordpress.com/2009/02/06/pejuang-pejuang-kehidupan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4092688c1704a02f5bb3792a2be7ffe5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Herman</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hasil Bulan Pertama Usahabarokah</title>
		<link>http://hermansyukur.wordpress.com/2009/02/03/hasil-bulan-pertama-usahabarokah/</link>
		<comments>http://hermansyukur.wordpress.com/2009/02/03/hasil-bulan-pertama-usahabarokah/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 Feb 2009 09:09:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Herman</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hermansyukur.wordpress.com/?p=61</guid>
		<description><![CDATA[Alhamdulillah, akhirnya kemarin bisa juga melihat hasil penjualan pulsa dari usahabarokah, tepatnya satu bulan dan juga sudah bisa memberi sedikit penghasilan kepada 1 karyawan kami, hehehe emang baru 1, mudah-mudahan kedepannya bisa jadi besar dan bisa nambah karyawan lagi.. Amin. Yah kalo dihitung-hitung dengan perjalanan selama 1 bulan ini, belum bisa di prediksi apakah posisi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hermansyukur.wordpress.com&amp;blog=1069861&amp;post=61&amp;subd=hermansyukur&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h3><span style="color:rgb(0,0,128);">Alhamdulillah, akhirnya kemarin bisa juga melihat hasil penjualan pulsa dari usahabarokah, tepatnya satu bulan dan juga sudah bisa memberi sedikit penghasilan kepada 1 karyawan kami, hehehe emang baru 1, mudah-mudahan kedepannya bisa jadi besar dan bisa nambah karyawan lagi.. Amin. </span></h3>
<h3><span style="color:rgb(0,0,128);">Yah kalo dihitung-hitung dengan perjalanan selama 1 bulan ini, belum bisa di prediksi apakah posisi dari &#8220;very small&#8221; kios itu sudah cocok atau belum, dari lalulintas sih memang sedikit, karena berada di kompleks perumahan, tapi Alhamdulillah setiap hari ada aja yang membeli, entah orang yang datangnya dari mana..?? atau mungkin orang-orang di kompleks itu juga yach&#8230;hehehe berarti emang usaha pulsa prospek deh kalo gitu&#8230;</span></h3>
<h3><span style="color:rgb(0,0,128);">Yah rezeki emang bukan kita yang atur, dan jika kita terus berusaha Insya Allah ada aja yang datang untuk membeli&#8230; jadi kita hanya terus berusaha dan berdoa&#8230;.. untuk Maju Bersama, Tumbuh Bersama dan Sukses Bersama&#8230;<br /></span></h3>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hermansyukur.wordpress.com/61/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hermansyukur.wordpress.com/61/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hermansyukur.wordpress.com/61/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hermansyukur.wordpress.com/61/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/hermansyukur.wordpress.com/61/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/hermansyukur.wordpress.com/61/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/hermansyukur.wordpress.com/61/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/hermansyukur.wordpress.com/61/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hermansyukur.wordpress.com/61/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hermansyukur.wordpress.com/61/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hermansyukur.wordpress.com/61/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hermansyukur.wordpress.com/61/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hermansyukur.wordpress.com/61/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hermansyukur.wordpress.com/61/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hermansyukur.wordpress.com&amp;blog=1069861&amp;post=61&amp;subd=hermansyukur&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" /><div class="sharedaddy sd-like-enabled"></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hermansyukur.wordpress.com/2009/02/03/hasil-bulan-pertama-usahabarokah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4092688c1704a02f5bb3792a2be7ffe5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Herman</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
