Unix File System Layout
Ditulis oleh Herman di/pada Oktober 6, 2008
Unix File System Layout
Seperti MS-DOS dan Kebanyakan system operasi lain, unix juga mempunyai directory yang diatus agar mudah untuk pengaturan secara lagical. Dengan mengetahui layout dari system unix akan memudahkan kita untuk mencari file-file tertentu, misalnya mencari file untuk pengaturan account pengguna, file pengaturan jaringan dan lain-lain:
Untuk Directori seperti /bin, /etc/, and /sbin Akan kita temukan pada setiap OS dari Unix.
Berikut beberapa directory yang ada pada system unix :
a. /bin (binaries) – essential system binary
ls, cp, mv, chmod, cat, kill, gzip, dan lain-lain
b. /sbin (system binaries) – system binaries, daemons, dan program administrasi.
fsck, mount, umount, adduser, shutdown, route, dan lain-lain
c. /dev (devices) -directory ini digunakan untuk pengaturan physical and logical device pada system unix.
Contohnya input/output device Pada system unix.
d. /etc Directori ini beris file-file konfigurasi system.
Contoh :
/etc/passwd – Berisi Informasin pengguna termasuk nama pengguna, user id, group id, home directory, dan shell
/etc/shadow – Berisi password yang di enskripsi, Informasi masa berakhirnya account user.
/etc/group – informasi user/group
/etc/security/ – Beberapa OS unix menggunakan directory ini untuk file file security.
e. home (home directori) - Tempat user menyimpan file dan tempat untuk melakukan aktivitas harian.
f. /lib (libraries) – bersi file-file library. Seperti .dll files pada OS windows
g. /proc (processes) – ‘proc’ adalah virtual file system. File pada proc disimpan di memori bukan pada drive. Berisi informasi tentang program-progra yang sedang berjalan.
h. /tmp (temporary) - Digunakan untuk temporari file. Pada beberapa Unix system, file pada folder ini akan di hapus pada saat booting.
i. /var (various) – merupakan direktori yang dikhususkan untuk berkas-berkas data variabel (berkas yang dapat diubah-ubah). Direktori /var dibuat untuk memungkinkan operasi mount pada direktori /usr secara read-only. Semua berkas yang ada di direktori /usr, yang ditulis selama sistem berjalan, harus diletakkan pada direktori “/var”
Contoh :
/var/adm – Beris data administrative.
/var/log – Berisi data logs system yang di rekam.
/var/spool – spool dir berisi incoming mail, outgoing mail, cron , dan lain-lain.
/var/man – Berisi file manual pada system binaries.
j. /usr (user) - Berisi subdirectory dan semua user dan tools administrasi
/usr/X11R6 – subdirectori dari X-Windows – berisi semua X-Win program dan file configurasi.
/usr/sbin – Hampir seperti “/sbin”, Direktori ini berisi perintah-perintah biner non-vital mana pun yang digunakan secara eksklusif oleh administrator sistem. Program administrator sistem yang diperlukan untuk perbaikan sistem, mounting /usr atau kegunaan penting lainnya harus diletakkan di /sbin.
/usr/bin – hamper seperti /bin, Direktori ini adalah direktori primer untuk perintah-perintah executable dalam sistem UNIX
/usr/etc – berisi file configurasi untuk system dan program
/usr/lib – berisi libraries tershare untuk aplikasi system
/usr/man – berisi halaman manual untuk system tools
/usr/local – Berisi file yang tidak terlalu penting untuk system dan users. Tapi kadang-kadang berisi file ekstra yang berguna, program “ssh” dan “pgp” biasanya secara default terisntal pada directory ini.