Sh1nG L1f3

Membuat Hari Esok Lebih Baik Dari Hari ini

Command MS-DOS VS Unix/Linux

Ditulis oleh Herman di/pada Mei 14, 2008

Berikut ini beberapa command MS-DOS dan Unix/Linux yang mempunyai kesamaan tujuan :

MS - DOS

Unix/Linux

attrib

chmod

backup

tar

dir

ls

cls

clear

copy

cp

del

rm

deltree

rm –R

rmdir

edit

vi

pico

format

fdformat

mount

umount

move/rename

mv

type

Less<file>

cd

cd

chdir

more < file

more file

md

mkdir

win

startx

Ditulis dalam Unix Tutorial | Tidak ada komentar »

Membuat Script Input Output Sederhana

Ditulis oleh Herman di/pada Mei 13, 2008

Berikut ini contoh untuk membuat script Input output sederhana dengan menggunakan “read

Ketik script berikut pada sebuah editor, misalnya notepad atau langsung pada direktory anda yang ada pada system unix, disini menggunakan command cat untuk membuat script dan menyimpan file di directori “/hr ” dengan nama io1

Command :

hr$>cat<EOF>io1

kemudian tulis script berikut :

#Contoh script input output sederhana
# !/bin/sh
echo “*****************************************”
echo “** Contoh Script Input Output Sederahana ****”
echo “*****************************************”
#menampilkan perintah untuk memasukkan nama
echo “Masukkan nama anda !:”
#membaca input yang kita berikan
read nama
#menampilkan input yang kita masukkan
echo “$nama2 adalah teman $nama”
EOF

compile file io1 agar bisa di eksekusi

hr$> chmod +x io1

eksekusi file io1
hr$> io1

hasilnya :
********************************************
** Contoh Script Input Output Sederahana ****
********************************************
Masukkan nama anda !:
Herman
(input)
Hello Herman,lets be friends
hr$>

sama dengan cara diatas dengan, contoh untuk input 2 variabel :

#Contoh script input output sederhana
# !/bin/sh
echo “********************************************”
echo “** Contoh 2 Script Input Output Sederahana ****”
echo “********************************************”
#menampilkan perintah untuk memasukkan nama
echo “Masukkan nama anda !:”
#membaca input yang kita berikan
read nama
echo “Hello $nama,lets be friends”
#menampilkan perintah untuk memasukkan nama teman anda
echo “Masukkan nama teman anda !:”
read nama2
#menampilkan input nama teman yang kita masukkan
echo “$nama2 adalah teman $nama”

hr$> chmod +x io2

hasilnya :
hr$> io2
********************************************
** Contoh 2 Script Input Output Sederahana ****
********************************************
Masukkan nama anda !:
Herman
(input)
Hello Herman,lets be friends
Masukkan nama teman anda !:
Arif
(input)
Arif adalah teman Herman

hr$>

Selamat Belajar …

Ditulis dalam Unix Tutorial | Tidak ada komentar »

Doa Salah Jurusan

Ditulis oleh Herman di/pada Mei 9, 2008

Doa Salah Jurusan

Oleh: Prie GS

Ini kisah seorang bapak muda dengan anak prematur yang tengah menjemput
ajal. Bayi itu, hanya sekepal tangan besarnya dan cuma bisa tergolek kaku di
inkubator dengan tubuh seluruhnya membiru. Bibirnya sama sekali menolak
bereaksi dan tubuhnya dipenuhi empat selang di empat penjuru. ”Harap
tabah,” kata dokter kepada bapak muda ini. Ia bapak yang cerdas, apa arti
kalimat dokter ini telah ia pahami.

Bapak muda ini seorang santri. Maka rerfleks santrinya cepat bekerja.
Menghadapi ancaman maut seperti ini, ia menggali tradisi yang jamak di
desanya, yakni dukungan sebuah jamaah doa. Sementara ia sendiri menunggui
anak di rumah skait, ia meminta orang rumah untuk mengumpulkan tetangga dan
memohon dukungan doa hidup bagi si anak.

Tak sulit menjalankan tradisi ini, karena kampungnya memang kampung santri.
Tak cuma kampungnya, keluarganya sendiri adalah para pendoa ulung karena
mereka keurunan seseou desa yang juga kiai. Tapi hari itu, kampung sedang
kosong. Seluruh kiai dan pendoa terbaik di kampung itu sedang berziarah ke
makam para wali, termasuk sebagian besar keluarganya sendiri. Yang ada
hanyalah para pekerja dan jika masih tersisa seorang pendoa itu pun cuma
pendoa papan bawah dengan lidah cadel pula.

Di hari-hari biasa, orang ini hanya layak menjadi jamaah dan penggembira. Ia
jenis manusia kebanyakan dan diangap warga kelas dua. Tapi orang inilah
satu-satunya yang di hari itu layak menjadi imam dan memimipin doa karena
lain tak ada. Dari rumah sakit, bapak muda ini hanya bisa tepana. Keadaan
anaknya yang sudah amat payah.

Keadaan semacam itu jelas butuh doa kelas satu. Dengan doa itupun hasilnya
hanya Tuhan yang tahu. Padahal yang tersedia cuma doa lapis bawah. Maka si
bapak muda ini pasrah. Ia membiarkan majelis doa seadanya itu berjalan
semampunya.

Tapi dasar imam papan bawah. Sudah mutu bacaannya payah, ia membaca doa yang
salah pula. Yang dibacakan oleh majelis kacau ini adalah doa percepatan
kematian. Dari rumah sakit, bapak muda yang mendengar kabar tentang jenis
doa apa yang dipanjatkan untuk anaknya itu cuma tambah gundah belaka.

Para pendoa itu, jangankan mengerti salah dan benarnya jenis doa yang mereka
baca, karena untuk memahami apa arti doa yang mereka ucapkan pun sudah di
luar kesanggupan. Jadi doa itu derajatnya cuma serupa mantera yang mereka
ucapkan tak lebih karena semata-semata cuma hafalan. Hafalan pun, doa itu
adalah satu-satunya hafalan yang mereka bisa.

Jadi lengkap sudah. Di mata bapak yang sedang berduka ini, nasib anaknya
sudah ditentukan. Ketabahan harus dia siapkan. Doa yang yang salah jurusan
itu hanya isyarat, bahwa Tuhan belum mempercayakan titipan anak itu
kepadanya. Ia meyerah.

Tapi belum genap kepasrahan itu berjalan kekagetan sudah menyergapnya. Esok
hari, bibir anaknya itu bergerak-gerak. Anak yang semula cuma seperti
sekepal patung itu menunjukkan tanda-tanda kehidupan. Dari vonis tiga bulan
harus mengeram di inkubator, cuma dalam waktu sebelas hari anak itu bisa
diboyong pulang. Kini anak yang menghebohkan itu telah tumbuh menjadi bayi
yang montok, sehat dan cerdas.

Bapak muda ini, setiap kali memandangi anaknya dengan ketakjuban, selalu
juga diikuti oleh takjub lanjutan, yakni takjub pada para pendoa kelas dua
itu. Para pendoa papan bawah yang cuma hafal doanya tapi tanpa paham
maknanya itu. Cuma bisa bisa hafal itupun cuma satu-satunya hafalan. Tapi
jika doa murahan semacam itu pun dikabulkan, berarti ada jenis sifat Tuhan
yang harus ditambahkan, yakni Maha Suka-suka. Mau mengabulkan doa atau tidak
suka-suka Tuhan saja, bukan karena mutu pendoanya.

Maka, bagi pendoa yang terlalu fasih, teralu lancar lidahnya, terlalu merdu
suaranya, jika saking merdunya malah takjub pada kemerduannya sendiri,
penting mewaspadai hukum Tuhan yang satu ini!

Ditulis dalam Inspirasi | Tidak ada komentar »

Ketik Reg xxxx kirim ke xxxx

Ditulis oleh Herman di/pada Mei 9, 2008

Ketik Reg <spasi> xxxx kirim ke xxxx

Saya kira kita sudah terbiasa dengan kata-kata diatas, dimana lagi kita bisa melihat atau mendengar kata-kata tersebut kalo bukan di televise atau media informasi lainnya. Contohnya saja di Televisi hampir setiap stasiun televisi menampilakn iklan ini. Dari pagi sampai malam jika kita memperhatikan iklan-iklan yang ada ditelevisi semua berisi kata-kata “Ketik Reg <spasi>xxxx kirim ke xxx” dan diikuti embel-embel lainnya yang sangat menarik.Ada yang memberikan tips-tips bagaimana menjalani hidup, motivasi hidup, cerita-cerita lucu dalam bentuk sms, cerita tentang kehidupan cinta seorang artis, tips mengirim sms cinta , sampai pada yang berupa pengundian hadiah.

Dan ada lagi yang berupa tebak-tebakan kata-kata yang terlihat sangat mudah dan akan mendapatkan hadiah yang luar biasa banyaknya. Pasti yang mau mengirim sms ini juga banyak, karena makin banyak saja iklan-iklan seperti ini di televisi. Mungkin kita bisa memaklumi untuk sms-sms yang berupa tips-tips atau motivasi-motivasi hidup, tapi bagaimana dengan yang berupa menebak suatu kata-kata, atau apalah yang nantinya akan dimaksudkan untuk mendapatkan suatu hadiah tertentu, apakah ini benar ?, apakah memang pernah ada yang sudah mendapatkan hadiah tersebut ? apakah pernah kita mendengar ooo si Anu mendapatlkan hadiah sekian ratus juta dengan hanya mengirim satu sms ?.. bukan kah ini suatu pembodohan publik, menipu masyarakat secara halus dengan hadiah yang muluk-muluk. Dan walaupun nantinya mungkin akan ada yang mendapatkan hadiah, juga menandakan ini adalah suatu praktek judi secara terselubung, apa bedanya dengan togel yang ada pada jaman dahulu, dengan mengirim sms yang mungkin seharga ribuan rupiah akan mendapatkan hadiah yang seharga jutaan, bahkan ratusan juta ?

Dan sungguh malang bagi mereka yang belum mengetahui hal-hal ini dan mau termakan iklan ketik Reg <spasi>xxxx dan kirim ke xxxx dan dapatkan hadiahnya..hmm ???

Ditulis dalam Uncategorized | Tidak ada komentar »

Tukang Tambal Ban

Ditulis oleh Herman di/pada April 9, 2008

kemarin pas lagi jalan-jalan sore , eh ga taunya ban motor saya yang bagian depan bocor, tapi Alhamdulillah hanya beberapa meter dari tempat kejadian ada tukang tambal ban, wah senang sekali karena saya ga harus dorong motor yang super berat itu jauh-jauh, maklum motor jaman dulu..masih berat..

Tapi pas nyampe ternyata saya harus ngantri…yach daripada capek nungguin, saya ma doi ke warung bakso dulu, paling juga 15 menit dah kelar, eh ga taunya dah setengah jam lom kelar-kelar juga. Kok bisa yach ??

pas saya liatin, eh ga taunya Bapak yang nambalnya lagi sakit, jadi kerjanya perlahan-lahan, itu juga dia kerjakan mungkin karena sudah janji sama saya kalo mau ngerjain. Wah saya jadi ga enak..dengan kondisi begitu dia tetap berusaha menambal ban saya, untuk membuka ban saja dia perlu beberapa menit. Dan walaupun dia tukang tambal ban , tapi dia profesional dan tidak mau dibantu. Setelah hampir 45 menit akhirnya selesai juga, karena doi kasihan dia memberi Rp10000 dan Bapak tersebut mengembalikan Rp.5000, kemudian saya bilang tidak usah, tapi dia tetap tidak mau menerima. Bayangkan hanya untuk mendapatkan uang sebesar Rp.5000 dia rela bersakit-sakit menambal ban. sementara kita yang mungkin hanya duduk-duduk , masih berusaha untuk memperoleh lebih dari yang layak kita peroleh, dengan cara-cara yang tidak benar. Alangkah bahagianya mereka yang bisa bersyukur dengan apa yang mereka peroleh dari hasil keringat sendiri yang hanya mau menerima apa yang sesuai dengan yang mereka kerjakan.

Ditulis dalam Inspirasi | Tidak ada komentar »

Ganti Nomor Ke Simpati

Ditulis oleh Herman di/pada Maret 26, 2008

hpSetelah beberapa Minggu menunggu, akhirnya udah bulat dech tekad untuk ganti nomor ke Simpati, emang sih mahal tapi yach mau gimana lagi. Untuk indosat saya sudah sangat kecewa, padahal saya pengguna mentari yang sudah cukup lama (sekitar 4 tahun lebih), tetapi karena sesuatu hal yang sangat tidak diharapkan terjadi, maka saya putuskan untuk tidak menggunakan produk indosat lagi. Dan beralih ke Telkomsel simpati, ini bukan karena adanya simpati PD, sebenarnya mau milih xl, tapi ribet banget tuh kelihatannya iklannya dan sepertinya ga logis, mau milih three, disini belum ada, apalagi axis, yach walaupun make simpati yang sangat mahal, kan sekedar untuk backup aja kalo nomor flexi dan fren saya ga bisa di hubungi…

Ditulis dalam Life Story | Tidak ada komentar »

Esia Dah ada di Banjarmasin

Ditulis oleh Herman di/pada Maret 25, 2008

Tadi pagi pas lagi berangkat menuju kantor, eh diperempatan jalan terlihat ada keramaian, pas di dekatin ooo ternyata Esia toh yang udah mulai promosi, launchingnya sich tanggal 27 Maret nanti, tapi mulai sekarang dah dipromosiin, lumayan bagus juga promosinya dan cukup menarik perhatian. Seperti yang saya dengar Esia adalah salah satu operator CDMA yang perkembangannya sangat bagus. Dibandingin dengan Fren, walaupun secara lisensi Fren yang mobile lebih bagus dari Esia yang cuma FWA, tapi kecendrungan orang lebih memilih Esia. Pernah suatu hari lagi jalan-jalan sekitar BTS dan ada warga yang nanya, mas ini BTS siapa yach. Langsung kami jawab Fren, eh ga taunya dia malah nanya ” Esia kapan yach masuknya ke sini (BJM), saya cuma mau make Esia yang katanya murah ??”. Wah kok bisa yach ?? Padahal Fren dah lam disitu kok  orang masih ga tau ??. Dan ternyata memang team iklan-iklan Esia memang lebih menarik perhatian orang dari pada iklan-iklan lainnya. Dan Pagi ini emang udah terbukti, mereka melakukan promosi yang belum pernah di lakukan oleh operator-opertor lainnya. Dan mungkin itu yang membuat Esia menjadi operator CDMA yang pertmbuhan subscribernya cepat .

Ditulis dalam Uncategorized | 2 Komentar »

B E R I K A N, D A N L U P A K A N

Ditulis oleh Herman di/pada Februari 16, 2008

Suatu malam hujan turun dengan lebat diiringi angin kencang
dan petir yang menyambar-nyambar. Malam itu telepon berdering di
rumah seorang dokter. ”Istri saya sakit,” terdengar suara minta
pertolongan. ”Dia sangat membutuhkan dokter segera. Si dokter
menjawab, ”Dapatkah bapak menjemput saya sekarang ? Mobil saya
sedang masuk bengkel.” Mendengar jawaban itu, lelaki tersebut
menjadi berang. ”Apa ?!” katanya dengan marah. ”Saya harus pergi
menjemput dokter pada malam yang berhujan lebat seperti ini?”

Coba Anda renungkan cerita inspiratif diatas. Kita
senantiasa meminta sesuatu kepada orang lain. Sayangnya, kita
seringkali lupa untuk memberi. Kita tak sadar bahwa apapun yang kita
berikan sebenarnya adalah untuk diri kita sendiri, bukan untuk siapa-
siapa. Di dunia ini tak ada yang gratis. Segala sesuatu ada
harganya. Seperti halnya membeli barang, Anda harus memberi terlebih
dahulu sebelum meminta barang tersebut. Kalau Anda seorang penjual,
Anda pun harus memberikan pelayanan dan menciptakan produk sebelum
meminta imbalan jasa Anda. Inilah konsep ”memberi sebelum meminta”
yang sayangnya sering kita lupakan dalam kehidupan sehari-hari.

Padahal ”memberi sebelum meminta” adalah sebuah hukum
alam. Kalau Anda ingin anak Anda mendengarkan apa yang Anda katakan,
Andalah yang harus memulai dengan mendengarkan keluh kesah mereka.
Kalau Anda ingin karyawan atau bawahan Anda bekerja dengan giat,
Andalah yang harus memulai dengan memberikan perhatian, dan
lingkungan kerja yang kondusif. Kalau Anda ingin disenangi dalam
pergaulan, Anda harus memulainya dengan memberikan bantuan dan
keperdulian kepada orang lain.

Orang yang tak mau memberi adalah mereka yang senantiasa
dihantui perasaan takut miskin. Inilah orang-orang yang ”miskin”
dalam arti yang sesungguhnya. Padahal, di dunia ini berlaku hukum
kekekalan energi. Kalau Anda memberikan energi positif kepada dunia,
energi itu tak akan hilang. Ia pasti kembali kepada Anda.

Persoalannya, banyak orang mengharapkan imbalan perbuatan
baiknya langsung dari orang yang ditolongnya. Ini suatu kesalahan.
Dengan melakukan hal itu, Anda justru membuat bantuan tersebut
menjadi tak bernilai. Anda mempraktikkan manajemen ”Ada Udang Di
Balik Batu.” Anda tak ikhlas dan tak tulus. Ini pasti segera dapat
dirasakan oleh orang yang menerima pemberian Anda. Jadi, alih-alih
menciptakan kepercayaan pemberian Anda malah akan menghasilkan
kecurigaan.

Agar dapat efektif, Anda harus berperilaku seperti sang
surya yang memberi tanpa mengharapkan imbalannya. Untuk itu tak
cukup memberikan harta saja, Anda juga harus memberikan diri Anda,
dari hati Anda yang paling dalam. Jangan pernah memikirkan
imbalannya. Anda hanya perlu percaya bahwa apapun yang Anda berikan
suatu ketika pasti kembali kepada Anda. Ini merupakan suatu
keniscayaan, suatu hukum alam yang sejati.

Sebetulnya semua orang di dunia ini senantiasa memikirkan
kepentingan dirinya sendiri. Namun, kita dapat membedakannya menjadi
dua tipe orang. Orang pertama kita sebut sebagai orang yang egois.
Merekalah orang yang selalu meminta tetapi tak pernah memberikan
apapun untuk orang lain. Orang ini pasti dibenci dimana pun ia
berada.
Jenis orang kedua adalah orang yang juga mementingkan diri
sendiri, tetapi dengan cara mementingkan orang lain. Mereka membuat
orang lain bahagia agar mereka sendiri menjadi bahagia. Ini
sebenarnya juga konsep mementingkan diri sendiri tetapi sudah
diperhalus. Kalau Anda selalu memberikan perhatian dan bantuan
kepada orang lain, banyak orang yang akan menghormati dan membantu
Anda. Kalau demikian, Anda sebenarnya sedang berbuat baik pada diri
Anda sendiri.

Bagaimana kalau Anda membaktikan diri Anda untuk menolong
anak-anak terlantar dan orang-orang miskin ? Ini pun sebenarnya
adalah tindakan ”mementingkan diri sendiri dengan cara mementingkan
orang lain.” Anda mungkin tak setuju dan mengatakan, ”Bukankah
saya tidak mendapatkan apa-apa. Saya kan bekerja dengan
sukarela” .Memang benar, Anda tidak mendapatkan apa-apa secara
materi, tetapi apakah Anda sama sekali tidak mendapatkan apa-apa?
Jangan salah, Anda tetap akan mendapatkan sesuatu yaitu kepuasan
batin. Kepuasan batin inilah yang Anda cari. Anda membantu orang
lain supaya mendapatkan hal ini.

Jadi, apapun yang kita lakukan di dunia ini semuanya adalah
untuk kepentingan kita sendiri. Orang-orang yang egois sama sekali
tak memahami hal ini. Mereka tak sadar bahwa mereka sedang merusak
diri mereka sendiri.

Sementara orang-orang yang baik budinya sadar bahwa
kesuksesan dan kebahagiaan baru dapat dicapai kalau kita membuat
orang lain senang, menang, dan bahagia. Hanya dengan cara itulah
kita akan dapat menikmati kemenangan kita dalam jangka panjang.
Inilah hukum Menang-Menang (win-win) yang berlaku dimana saja, kapan
saja dan untuk siapa saja.

Oleh : Arvan Pradiansyah

Ditulis dalam Philosofi | Tidak ada komentar »

Rejeki Manusia

Ditulis oleh Herman di/pada Januari 19, 2008

Rejeki manusia memang sudah ada yang mengaturnya yaitu Allah SWT, dan kadangkala rejeki yang kita peroleh diberikan Allah SWT tidak langsung melalui melalui diri kita sendiri tetapi melalui orang lain, dan rejeki yang kita peroleh memang bukanlah untuk kita semua tetapi sebagian ada untuk orang lain, maka seharusnya kita tidak merasa rugi apabila kita bisa memberikan sedikit rejeki kita kepada mereka yang mungkin  belum mendapatkan rejeki mereka melalui diri mereka sendiri. Kadang kita berfikir teleh berbuat baik dengan memberi seseorang sesuatu , tetapi sebenarnya itu adalah pemberian Allah SWT kepada mereka, dan kadang kita merasa bahwa seseorang telah membantu kita dan terlalu memuja orang tersebut, padahal Allah  SWT yang telah membantu kita melalui orang tersebut. Maka beruntunglah apabila kita bisa menjadi perantara untuk hal-hal kebaikan tersebut, beruntunglah kita bila kita dapat di percaya Allah SWT untuk amanah tersebut, maka kita tidak bisa berbangga dengan perbuatan kita itu, tapi bersyukur atas amanah yang diberikan tersebut. Mungkin kita pernah mengalami dimana rencana kita akan mendapatkan rejeki yang lebih dari hari-hari sebelumnya  tetapi ada saja yang harus kita berikan kepada orang lain, entah itu keluarga kita, saudara kita , orang-orang disekitar kita yang begitu membutuhkan bantuan kita dan kadang juga pada saat kita sangat memerlukan sesuatu,  ada saja suatu kebetulan-kebetulan yang saudah direncanakan oleh Allah SWT yang akan  membantu kita.

Inilah yang harus kita tanamkan dalam hidup kita, semua itu milik Allah SWT kita hanya sebagai tempat persinggahan amanah, dan sungguh beruntung apabila kita berada dikehidupan dimana kita  bisa melaksankan amanah tersebut, karena kita masih  dipercaya Allah SWT dan percayalah pada saat kita mendapatkan kesusahan pasti ada tangan-tangan yang diperintahkan Allah SWT untuk  membantu kita.

 

Ditulis dalam Uncategorized | Tidak ada komentar »

Ahmadinejad

Ditulis oleh Herman di/pada Januari 14, 2008

Mahmud Ahmadinejad,

Kemarin lagi nyante dirumah, eh ga taunya ada acara bagus di Metro TV tentang Biografi seorang Presiden Iran yang sangat kontraversial ini.Lahir dari keluarga tukang besi dan dengan sejarah yang tidak terkenal tapi akhirnya bisa menjadi pilihan rakyat Iran untuk memimpin mereka. Presiden yang tekenal dengan kesederhanaannya itu bahkan berani melawan Amerika yang sangat ditakuti oleh Negara-negara lain.

Tapi yang paling menarik dari seorang Ahmadinejad adalah kesederhanaannya sebagai presiden. Di jaman sekarang ini dimana kita bisa menemui seorang presiden yang mau menggunakan mobil rongokan, rumah yang seadanya. Sungguh luar biasa. Dijaman yang serba materialis sekarang ini masih ada seorang yang jika dia mau sangatlah mudah untuk mendapatkan apa saja, tapi sebagai seorang pemimpin iya sadar bahwa seorang pemipin bukannya menerima tapi memberi.

Seorang pemimpin memang seharunya bertujuan untuk memberikan kesejahteraan kepada rakyatnya. Bukannya mengumpulkan harta dari jabatannya. Di Negara kita apakah ada seorang sosok pemimpin yang bisa seperti Ahmadinejad ??. Inilah seorang pemimpin yang sudah bisa melewati batas-batas pemahaman akan hidup. Hidup tidaklah berarti jika tidak berguna bagi orang lain, Negara yang kaya seperti Iran saja masih memikirkan kehidupan rakyatnya, bagaimana dengan Negara kita, dimana-mana kemiskinan kita temui, kita hanya mempunyai nama sebagai Negara yang subur dan kaya akan smber daya alam, tapi juga Negara yang miskin… Mudah-mudahan kita bisa mendapatkan pemimpin yang benar-benar bertujuan sebagai pemimpin ..

Ditulis dalam Uncategorized | 1 Komentar »